Mimpi Sang Anak Petani
Seorang anak berasal dari sebuah desa yang hidup dengan sederhana. Berasal
dari keluarga petani, membuatnya berpikir dua lipat jika ingin memiliki
sesuatu. Bahkan untuk bermimpi saja, ia banyak mendapatkan pernyataan
ketidakmungkinan dari sekelilingnya. Namun hal ini tidak menurunkan semangat
yang ia miliki.
Sejak duduk di bangku SMP, ia berkeinginan untuk menempuh
pendidikan setinggi-tingginya. Mimpinya begitu banyak sehingga membuatnya
ditertawakan banyak orang. Selagi mimpi itu gratis, tidak ada salahnya juga.
Ia memiliki prestasi yang cukup membanggakan. Selama tiga tahun
berturut-turut dia memperoleh juara 1 di tingkat SMP. Juara umum juga beberapa
kali telah ia kantongi. Tekadnya dalam belajar juga kuat. Mimpi tertingginya
yakni mengangkat derajat orangtuanya.
Memasuki SMA, mimpinya semakin jelas. Tujuannya untuk menempuh
strata satu semakin bulat. Ibunya mengingatkannya, jika kuliah itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Semangatnya
meredup dalam sekejap, namun ia berpikir inilah jalan yang harus dia tempuh. Jika
memang biaya untuk kuliah itu tidak sedikit, ia berusaha untuk mencari jalan keluarnya.
Mencari informasi kemana pun yang ia lakukan agar dapat kuliah dengan
gratis. Mulai dari bertanya kepada orang lain, hingga menonton berita-berita
yang ada di You Tube. Tahun 2021 menjadi awal bagi ia memulai semuanya. Ia berhasil
kuliah dan mendapatkan beasiswa untuk itu. Tahun 2021 juga menjadi awal mula ia
mewujudkan mimpi-mimpinya yang menjadi bahan tertawaan.
Ia menjadi anak yang aktif dalam berorganisasi untuk meningkatkan
skill yang dimilikinya. Hal-hal baru tidak dilewatkan tanpa mencobanya. Untuk pertama
kalinya, ia pergi terlalu jauh dari keluarganya untuk melakukan pertukaran
mahasiswa. Pulau Sulawesi menjadi tempat yang istimewa. Selama 4 bulan, ia
menjadi mahasiswa pendatang di Universitas Negeri Makasar.
Tak menyangka akan hal itu. Untuk menaiki pesawat saja rasanya
mustahil. Namun ia mampu menjadikannya kenyataan. Kenyataan yang terasa seperti
mimpi. Mimpi-mimpinya mulai terpenuhi satu-persatu mimpi yang awalnya tidak
mungkin, kini telah terealisasikan. Mimpi
sang anak petani kini mulai nyata. Semangatnya semakin membara untuk ini. Semangat
untuk merealisasikan semua mimpi-mimpinya. Anak petani yang bermimpi itu, telah
merasakan kenyataan akan mimpinya.


Komentar
Posting Komentar